Sunday, October 16, 2011

resiprokal

pada suara yang ketandusan kata
dan rasa yang ditahankan lama
sepertinya ada sendu yang jatuh dalam rindu
seolahnya ada lagu yang tak terdendang dalam syahdu

dari tidak mengendahkan,
hingga ke dalam suatu keberadaan
mengagumi dan menghormati
kerana ianya bukanlah satu permainan
bahkan mengakui, ini adalah coretan dari Tuhan

9 lidah lain:

xynophillious said...

dan aku hanya mmilih senyum..

Para Jamaludin said...

excellent choice.

takoC said...

biar senyum dalam tangisan
biar ketawa dalam kesepian
jangan pernah membelakangkan coretan tuhan

Para Jamaludin said...

tak pernah. =)

Para Jamaludin said...

tak pernah. =)

Penjiwa Jalanan said...

:)

Pembunuh Tanpa Bayang said...

coretan dari Tuhan yang tidak pernah salah.

ghost writer said...

aku pun tercoret sama sambil mendengar suara.

:)

Para Jamaludin said...

:)